Inter Milan Taklukkan Chelsea di Ajang International Champions Cup

0
131

Inter Milan meraih kemenangan keduanya di International Champions Cup di Singapura. Nerazzurri mengalahkan juara Premier League, Chelsea, dengan skor 2-1.

Dalam pertandingan di National Stadium, Singapura, Sabtu (29/7/2017) malam WIB, Alvaro Morata dapat kesempatan tampil sebagai starter untuk pertama kalinya dalam seragam Chelsea.

Sementara itu, Luciano Spalletti melakukan sejumlah perubahan pada tim yang diturunkannya dari laga sebelumnya melawan Bayern Munich. Kali ini, Daniele Padelli, Roberto Gagliardini, Marcelo Brozovic, dan Stevan Jovetic main sejak menit pertama.

Inter menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 lewat gol Stevan Jovetic. Di paruh kedua, Ivan Perisic menggandakan keunggulan Inter. Satu-satunya gol Chelsea tercipta berkat gol bunuh diri Geoffrey Kondogbia.

Bagi Inter, ini adalah kemenangan keduanya di ICC Singapura. Sebelumnya, tim arahan Luciano Spalletti itu menang 2-0 atas Bayern Munich. Sementara Chelsea menelan kekalahan keduanya usai di laga pertama takluk 2-3 di tangan Bayern.

Inter akan melanjutkan pramusimnya dengan menghadapi Villarreal pada 6 Agustus. Sementara Chelsea sudah ditunggu laga kompetitif pertamanya dengan menghadapi Arsenal di Community Shield, juga ada tanggal 6 Agustus.

Inter dapat peluang bagus di menit-menit awal. Antonio Candreva melakukan tusukan dari sisi kanan masuk ke kotak penalti. Candreva kemudian melepaskan tembakan, tapi masih mengenai David Luiz dan bola bisa dihalau Thibaut Courtois.

Chelsea perlahan keluar dari tekanan. Serangan yang dilancarkan Chelsea membuat Inter lebih banyak bertahan.

Chelsea menciptakan peluang lewat tembakan Wililan dari luar kotak penalti. Namun sepakan Willian itu masih membentur pemain Inter dan hanya menghasilkan tendangan sudut. Tak lama berselang, giliran David Luiz yang mencoba melepaskan tembakan, namun masih melebar dari gawang.

Di masa injury time babak pertama, Inter mendapat hadiah penalti. Wasit menunjuk titik putih usai menilai Cesar Azpilicueta mendorong Jovetic di kotak terlarang.

Awalnya, Thibaut Coutois mampu menebak arah tendangan Jovetic. Tapi bola muntah mengarah kembali ke Jovetic dan pemain Inter itu tanpa kesulitan memasukkan bola ke dalam gawang.

Memasuki babak kedua, Chelsea mendapat peluang bagus untuk menyamakan kedudukan lewat Michy Batshuayi. Tapi, meski berdiri bebas di kotak penalti Inter, Batshuayi gagal mengarahkan tendangannya ke gawang.

Inter justru mampu menggandakan keunggulan di menit ke-53. Berawal dari serangan balik, Jovetic kemudian mengoper bola kepada Perisic yang masuk ke kotak penalti dan melepaskan tembakan dengan kaki kiri yang mengarah ke pojok kanan bawah gawang Courtois.

Inter terus menebar ancaman. Kembali lewat serangan balik, Joao Mario merangsek ke kotak penalti Chelsea dan memainkan umpan satu-dua dengan Perisic. Tapi penyelesaian akhir Joao Mario masih bisa digagalkan Courtois.

Perisic mendapat peluang setelah mampu melewati Antonio Ruediger di sisi kiri kotak penalti. Tapi tembakannya dari sudut sempit hanya mengenai sisi luar jaring gawang.

Tertinggal dua gol, Chelsea mencoba untuk menekan. Upaya Chelsea untuk menipiskan ketertinggalan membuahkan hasil setelah Geoffrey Kondogbia melakukan gol bunuh diri.

Gol bunuh diri Kondogbia tercipta dari jarak jauh, nyaris dari tengah lapangan. Kondogbia berniat untuk melakukan backpass kepada Padelli, tapi tendangannya justru melambung dan bola masuk ke dalam gawang.

Batshuayi sempat mencetak gol untuk Chelsea di menit ke-87 setelah menerima bola dari Fabregas. Tapi wasit menganulir gol Batshuayi karena menilai penyerang Chelsea itu terjebak offside.

Tak lama berselang, Batshuayi kembali dapat peluang bagus usai menerima bola dari Fabregas. Tapi kali ini sundulannya masih melayang di atas mistar gawang.

Sampai pertandingan usai, skor 2-1 untuk keunggulan Inter tak berubah.

Comments

comments