Alasan Liverpool Bisa Juara Liga Champions 2017-2018

0
64

James Milner menyatakan Liverpool akan berbicara banyak di Liga Champion musim ini. Ia pun ingin membuat The Reds –Julukan Liverpool– menjadi raja Eropa. Liverpool sudah melangkahkan satu kakinya ke perempatfinal Liga Champions 2017-2018 setelah pada leg I 16 besar mengalahkan FC Porto 5-0.

“Pada tahap ini, Anda harus percaya bahwa Anda dapat terus melaju dan memenangkannya (trofi Liga Champions). Kami telah membuktikan selama beberapa tahun terakhir, kami dapat mengalahkan semua. Tapi ini tentang konsistensi, belajar dari kesalahan yang dibuat dan tidak melihat terlalu jauh ke depan,” ujar pemain berpaspor Inggris itu, mengutip dari dailystar, Selasa (6/3/2018).

“Kami semakin membaik semenjak saya berada di tim ini. Semakin ke sini, permainan kami menjadi lebih menarik untuk dilihat. Saya pikir kami sudah belajar untuk mengatur permainan yang lebih baik daripada yang telah kami lakukan di masa lalu. Kami semakin matang. Kami pun berkembang seiring berjalannnya waktu,” Milner menambahkan.

Pemain yang sudah memberikan enam assist dari lima pertandingan di Liga Champions ini, merupakan salah satu pemain yang paling kreatif. Ia berhasil mengungguli beberapa pemain bintang lainnya dalam hal assist, seperti maestro Manchester City, Kevin De Bruyne, winger Chelsea Eden Hazard, pemain bintang Paris Saint-Germain (PSG) Neymar, dan rekan setimnya di The Reds Roberto Firmino.

“Selama bertahun-tahun jika anda melihat statistik, saya sudah mencetak beberapa gol. Saya rasa itu merupakan salah satu kekuatan saya. Sangat menyenangkan memiliki hal tersebut, itu membantu saya untuk membungkam argumen yang mengolok-mengolok saya,” ucap pria berusia 32 tahun itu.

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, dianggap banyak pihak terlalu naïf dengan cara pola serangannya. Namun, Milner menganggap Liverpool semakin piawai musim ini serta memahami bagaimana cara menutup suatu pertandingan ketika mereka sedang unggul. Karena itu, ia yakin Liverpool dapat mengangkat trofi Liga Champions musim ini.

“Saya pikir beberapa bulan terakhir kami sudah memperbaiki hal itu. Ini adalah sesuatu yang harus terus kami kerjakan. Ini tentang manajemen permainan dan menyadari apa yang terjadi di dalam pertandingan. Kami menginginkan kemenangan dengan cara mencetak gol sebanyak-banyaknya, namun ada saatnya kami harus menahan beberapa pemain tengah untuk mundur, dan bermain di belakang bola,” tutup Milner.

Liverpool tampil trengginas di Liga Champions 2017-2018. Dari tujuh pertandingan, Mohamed Salah dan kawan-kawan mengemas 28 gol. Jika dirata-rata, Merseyside Merah sanggup mengemas empat gol per pertandingan. Tajamnya lini serang mereka dapat dijadikan modal bagi Liverpool untuk memenangi trofi Liga Champions keenam sepanjang sejarah berdirinya klub.

Sumber: http://idfl.me/showthread.php?t=258606

Comments

comments